GuidePedia

0

PERALATAN KERJA BANGKU

Kerja bangku merupakan pembuatan benda kerja dengan peralatan tangan dan dilakukan di atas bangku kerja. 
Ada beberapa peralatan yang digunakan dalam melaksanakan kerja bangku, antara lain sebagai berikut:
1. Kikir
Digunakan untuk meratakan/menghaluskan permukaan benda kerja.
a. Kikir Rata Dua Sisi (Flat Double Cut File)
Jenis yang paling umum disebut file bustard yang ideal untuk pemotongan yang cepat.
Gambar 1. Kikir rata dua sisi  (Flat Double Cut File)

b. Kikir Rata Tunggal (Single Cut Mill File)
Alat ini digunakan untuk menyelesaikan permukaan pipih secara baik.
Gambar 2. Kikir rata tunggal (Single Cut Mill File)

c. Kikir Bulat (Round File
Alat ini seringkali dinamakan rat-tail dan mempunyai single cut tooth pattern. Alat ini umumnya digunakan untuk memperbesar lubang-lubang atau permukaan file bercekung kecil.
Gambar 3. Kikir bulat (Round File)

2. Penggores (Scriber)
Penggores adalah alat tangan yang digunakan dalam pengerjaan logam untuk menandai garis pada benda kerja, seperti kayu atau logam yang akan dipotong. 
Proses menggunakan penggores hanya untuk menandai titik untuk selanjutnya dikerjakan oleh mesin. Hal ini digunakan untuk mengganti pensil atau tinta garis, karena tanda sulit dilihat, mudah dihapus, dan tidak akurat dengan garis yang tipis dan semi permanen. Penggores (Scriber) terbuat dari baja cor yang telah mengeras yang diasah dengan sudut 30 derajat atau 40 derajat.
Gambar 4. Penggores (Scriber)

3. Penitik (Centre Punch)
Ujungnya diruncingkan. Alat ini digunakan dengan hammer untuk membuat titik tanda pada sepotong baja sebelum menggunakan sebuah bor. Titik tanda tersebut mencegah bor agar tidak menyimpang dari posisi lubang yang diinginkan.
Gambar 5. Penitik (Centre Punch)

4. Sikat Kawat (Wire Brush)
Bulu-bulu sikat (bristle) biasanya adalah baja dengan high tensile. Alat ini cocok untuk menghilangkan karbon, bahan gasket yang lama dan kotoran atau karat dari permukaan-permukaan logam.
Gambar 6. Sikat Kawat (Wire Brush)

5. Ragum (Vice)
Ragum adalah suatu alat penjepit untuk menjepit benda kerja yang akan dikikir, dipahat, digergaji, di tap, di sney, dan lain lain. 
Dengan memutar tangkai (handle) ragum, maka mulut ragum akan menjepit atau membuka /melepas benda kerja yang sedang dikerjakan. Bibir mulut ragum harus dijaga jangan sampai rusak akibat terpahat, terkikir dan lain sebagainya. 
Cara memilih ragum yang sesuai dengan tinggi badan anda :
  • berdiri tegak di ragum
  • tempelkan kepalan tangan pada dagu
  • sikut harus berada diatas mulut ragum dan apabila lengan kita ayunkan, sikut jangan sampai menyentuh bibir mulut ragum.
Gambar 7. Ragum (vice)

6. Penggaris Siku
Penggaris siku adalah sebuah alat ukur yang terdiri dari badan dan daun siku, dimana badan lebih tebal dan lebih berat jika dibanding dengan daunnya, hal ini berfungsi untuk ketepatan dan kemantapan pegangan sewaktu digunakan.
Fungsi penggaris siku hampir sama dengan busur derajat yaitu untuk:
  • Membuat garis sudut
  • Memeriksa kemiringan atau kesikuan bagian suatu benda
  • Memeriksa kerataan permukaan benda.
Gambar 8. Penggaris Siku

7. Gergaji Besi (Hacksaw)
Alat ini digunakan untuk memotong bemacam-macam logam campuran (alloy) dan baja dengan kadar karbon rendah – yaitu logam lunak.
Gambar 9. Gergaji Besi (Hacksaw)

8. Tap (Thread Tap)
Thread tap adalah Alat untuk memotong ulir agar cocok untuk baut pasangannya atau baut tanam. Alat ini dapat digunakan untuk memperbaiki mur atau Alat yang sama yang ulirnya tidak teratur (cross threaded).
Gambar 10. Tap

9. Snei (Thread Die)
Thread die digunakan untuk membuat ulir  pada sepotong besi bulat atau untuk memperbaikai ulir yang sudah rusak.
Gambar 11. Snei

PERAWATAN HAND TOOLS
Alat-alat perkakas tangan merupakan salah satu alat yang rentan rusak dan hilang jika kita tidak benar–benar merawat dan memperhatikannya. Perawatan dan pemeliharaan alat perkakas harus diperhatikan agar alat tetap awet dan berkualitas dalam jangka waktu yang lama.
1. Jagalah kebersihan perkakas
Agar perkakas awet, kita harus memperhatikan kebersihannya setelah pemakaian. Caranya dengan mengelapnya menggunakan kanebo basah.
2. Simpanlah perkakas pada tempatnya
Jangan meninggalkan perkakas di sembarang tempat setelah menggunakannya. Simpanlah di tempatnya kembali dalam keadaan rapi dan bersih. Jika Anda mempunyai tempat khusus untuk menaruh perkakas, taruh barang tersebut kembali di tempatnya.
3. Jangan membiarkan alat perkakas di atas mesin
Kecelakaan bisa saja terjadi kapan pun dan di mana pun. Oleh karena itu, kita tidak boleh membiarkan alat perkakas di atas mesin. Menaruh perkakas di atas mesin bisa memungkinkan terjadinya kecelakaan seperti kehancuran mesin, kerusakan perkakas, kerusakan mesin yang dapat menimbulkan kecelakaan pada Anda.
4. Gantilah perkakas yang rusak
Jangan membiarkan perkakas yang rusak disimpan, karena jika kita memakai perkakas yang tidak layak pakai, hal itu dapat menimbulkan kerusakan pada objek yang kita inginkan. Selain dapat merusak, pengguna juga dapat terluka.
5. Gunakan perkakas sesuai kebutuhannya
Penggunaan perkakas harus dimaksimalkan sesuai dengan fungsinya. Penyalah gunaan fungsi perkakas dapat memicu kerusakan dan kecelakaan. Contohnya, pilihlah kunci yang pas sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan kunci yang ukurannya pas dan sesuai kebutuhan.
Selain itu, sebaiknya kita mempunyai tempat yang khusus dan tepat untuk menyimpan alat-alat perkakas. Kita bisa menggunakan kotak penyimpanan perkakas yang dapat memberikan kemudahan pada Anda saat mencari perkakas, karena kotak penyimpanan perkakas biasanya sudah didesain dan mempunyai bagian-bagian khusus yang dirancang untuk menyimpan perkakas sesuai dengan jenis dan kegunaannya.

Posting Komentar

Cara bicara menunjukkan kepribadian, berkomentarlah dengan baik dan sopan…

 
Top